SENANDUNG RINDU
Oleh:
Dwiki Ardiansyah
Malam masih mengajakku bergumam
Tentang masa yang melangkah seperti tak
membekaskan jejak
Hanya meninggalkan secarik cerita yang
masih sering didendangkan
Pada setiap telinga yang menganga
menanti cuitan berita
Serpihan demi serpihan terkumpul hingga menjadi lukisan berita
Memaksa otak mengalirkan setiap rasa pada raga yang pernah lupa
Akan racikan rasa sang pengecap emoji luka maupun suka
Terkadang ilusi datang mematik buih
netra
Terisak - isak hingga lupa akan tawa
bahagia
Menyiksa tanpa kenal akan empati
nyatanya
Hanya bisa pasrah hingga hujaman ini
hilang termuai mengudara
Tetapi kenangan dulu masih jelas terpaku di ingatan
Menggoreskan kata rindu tanpa dijelaskan akan obat penyembuhnya
Terbayang - bayang tanpa mau melepas arti senandung rindu yang tengah dipendam
Wonogiri, 26 Januari 2020
Komentar
Posting Komentar