SAKSI PILU
Oleh: Dwiki Ardiansyah
Malam tanpa bersua mulai merangkak menampakkan diri
Runtuhkan setiap bulir rintakan air
Menebaran aroma anyir yang kian terendus
Lama tapi masih jelas terngiang tanpa candu
Derai air masih enggan tuk beralih
Tinggalkan jajakkan pilu tiada empati
Membekas menjadi alur nostalgia kembali
Mengikuti kerancuan rasa kala bibir masih mengecap pahit
Menyorot setiap inchi elegi memori
Meraba kenangan tertindasnya roda kehidupan kami
Rintihan terbungkam bagai tak mengelurakan bunyi
Mereka tuli dan kami bisu menanti rezeki
Berjuang menahan setiap pelintiran lapar kami
Menyempal dengan sebungkus nasi hasil punggutan kemarin
Terbungkus selembar daun pisang yang kini telah menjadi saksi
Kisah pilu akan realita perjalanan roda ini
Wonogiri, 20 Januari 2020
Malam tanpa bersua mulai merangkak menampakkan diri
Runtuhkan setiap bulir rintakan air
Menebaran aroma anyir yang kian terendus
Lama tapi masih jelas terngiang tanpa candu
Derai air masih enggan tuk beralih
Tinggalkan jajakkan pilu tiada empati
Membekas menjadi alur nostalgia kembali
Mengikuti kerancuan rasa kala bibir masih mengecap pahit
Menyorot setiap inchi elegi memori
Meraba kenangan tertindasnya roda kehidupan kami
Rintihan terbungkam bagai tak mengelurakan bunyi
Mereka tuli dan kami bisu menanti rezeki
Berjuang menahan setiap pelintiran lapar kami
Menyempal dengan sebungkus nasi hasil punggutan kemarin
Terbungkus selembar daun pisang yang kini telah menjadi saksi
Kisah pilu akan realita perjalanan roda ini
Wonogiri, 20 Januari 2020
Komentar
Posting Komentar